Showing posts with label program. Show all posts
Showing posts with label program. Show all posts

Semangat Kartini Menggema di SMAN 1 Kencong

Jember
— Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali digaungkan oleh keluarga besar SMAN 1 Kencong dalam peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April. Berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif digelar untuk menanamkan nilai-nilai emansipasi, kesetaraan, serta kepedulian sosial kepada para siswa.

Peringatan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera di halaman sekolah yang berlangsung khidmat. Seluruh peserta didik dan guru mengikuti upacara dengan penuh penghormatan sebagai bentuk mengenang jasa Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, khususnya di bidang pendidikan.

Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan bahwa semangat Kartini harus terus dihidupkan oleh generasi muda, baik laki-laki maupun perempuan. Nilai-nilai perjuangan, seperti keberanian, kemandirian, serta semangat untuk terus belajar, dinilai relevan dengan tantangan zaman saat ini.

Tak hanya bersifat seremonial, peringatan Hari Kartini di SMAN 1 Kencong juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik. Salah satunya adalah pemilihan Duta Kartini yang diikuti oleh para siswi. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa putri untuk menunjukkan potensi diri, kepercayaan diri, serta wawasan kebangsaan.

Selain itu, siswa putra turut ambil bagian dalam lomba melipat baju. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Di balik keseruannya, lomba tersebut mengandung pesan penting tentang kesetaraan peran dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan remaja, pihak sekolah juga membagikan tablet penambah darah kepada para siswi. Program ini bertujuan untuk mencegah anemia sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SMAN 1 Kencong tidak hanya memperingati Hari Kartini sebagai agenda tahunan, tetapi juga berupaya menanamkan nilai-nilai luhur perjuangan Kartini dalam kehidupan nyata siswa.

Dengan semangat Raden Ajeng Kartini yang terus hidup, diharapkan generasi muda mampu tumbuh menjadi pribadi yang berdaya, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Penulis : Cak Narto

Share:

Jelajah Kampus dan Budaya, Siswa SMAN 1 Kencong Siapkan Masa Depan Sejak Dini

Sebanyak 325 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kencong mengikuti kegiatan SMAN 1 Kencong Campus and Culture Expedition 2026 yang berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah nyata sekolah dalam membekali siswa dengan wawasan pendidikan tinggi sekaligus pengalaman budaya di luar daerah.

Suasana penuh semangat tampak menyelimuti keberangkatan ratusan siswa SMA Negeri 1 Kencong dalam program tahunan bertajuk Campus and Culture Expedition 2026. Didampingi oleh 52 guru pendamping, para siswa memulai perjalanan edukatif yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga eksplorasi budaya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para siswa berkesempatan mengunjungi sejumlah institusi pendidikan tinggi dan kedinasan ternama, yakni Universitas Negeri Surabaya, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Akademi Kepolisian di Semarang, serta Akademi Militer di Magelang.

Kunjungan ini memberikan gambaran langsung kepada siswa mengenai kehidupan perkuliahan, fasilitas kampus, hingga peluang karier di masa depan. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi hingga tur lingkungan kampus.

Tidak hanya berfokus pada dunia pendidikan, kegiatan ini juga dirancang untuk memperluas wawasan kebudayaan siswa. Para peserta diajak menjelajahi berbagai destinasi wisata dan budaya di wilayah Semarang dan Yogyakarta.

Melalui pengalaman tersebut, siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga merasakan langsung kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter serta memperkuat rasa nasionalisme generasi muda.

Kepala SMA Negeri 1 Kencong dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi sekolah dalam mempersiapkan siswa menghadapi masa depan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang dunia perguruan tinggi dan kehidupan di luar sekolah. Harapannya, mereka memiliki gambaran yang lebih jelas dalam menentukan arah pendidikan dan cita-cita mereka,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa perpaduan antara kunjungan kampus dan eksplorasi budaya menjadi nilai lebih dari kegiatan ini.
“Kami tidak hanya ingin siswa cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan kecintaan terhadap budaya Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu guru pendamping menyebutkan bahwa antusiasme siswa terlihat sejak awal keberangkatan hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan. Hal ini menunjukkan tingginya minat siswa dalam mengenal dunia pendidikan tinggi secara langsung.

Dengan konsep yang menggabungkan edukasi dan rekreasi, kegiatan Campus and Culture Expedition 2026 diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan sekaligus membangun motivasi siswa untuk terus berkembang.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan. SMA Negeri 1 Kencong terus berkomitmen mencetak generasi muda yang berwawasan luas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Share:

Siapkah Kalian Menuju SNPMB 2026?

Menjelang berakhirnya semester ganjil, para siswa kelas XII mulai bersiap menghadapi salah satu momen penting dalam hidup mereka: Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026. Tahun ini, seperti biasa, terdapat tiga jalur utama yang bisa ditempuh untuk masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN), yaitu SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), dan Jalur Mandiri yang diatur oleh masing-masing kampus.

Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan, SNBP 2026 akan dimulai dengan pengumuman kuota sekolah pada 29 Desember 2025, dilanjutkan masa sanggah hingga 15 Januari 2026, dan registrasi akun SNPMB pada 12 Januari–18 Februari 2026. Pendaftaran jalur prestasi ini berlangsung 3–18 Februari 2026, dan hasil seleksi diumumkan pada 31 Maret 2026.

Yang menarik, SNBP tahun ini membawa aturan baru, di mana nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kemendikdasmen akan digunakan sebagai salah satu pertimbangan penilaian. Kebijakan ini diharapkan bisa menciptakan proses seleksi yang lebih objektif dan merata di seluruh Indonesia.

Sementara itu, bagi siswa yang belum berkesempatan melalui jalur prestasi, masih ada SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes). Jalur ini menilai kemampuan akademik siswa melalui tes terstandar yang diatur oleh panitia pusat. Pendaftaran SNBT biasanya dibuka pada bulan April, dengan pelaksanaan tes pada Mei hingga Juni.

Tak hanya itu, setiap perguruan tinggi negeri juga memiliki Jalur Mandiri, yang memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mendaftar langsung melalui mekanisme seleksi khusus di kampus tujuan. Jalur ini umumnya menggunakan kombinasi antara nilai ujian, portofolio, atau hasil tes kampus.

Kepala SMA Negeri [Nama Sekolah], [Nama Kepala Sekolah], menyampaikan bahwa ketiga jalur tersebut membuka peluang besar bagi setiap siswa untuk menggapai cita-citanya. “Yang terpenting, siswa harus mengenali potensi diri dan menyiapkan strategi sejak dini,” ujarnya.

Dengan memahami ketiga jalur seleksi ini, diharapkan para siswa dapat memilih dengan bijak dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kesempatan menuju kampus impian terbuka lebar — tinggal seberapa siap kamu melangkah!

Share:

SMAN 1 Kencong Gelar Parenting, Perkuat Peran Orang Tua dalam Pendidikan

SMAN 1 Kencong pada Kamis, 25 September 2025 menyelenggarakan kegiatan Parenting yang diikuti oleh seluruh orang tua murid kelas X, XI, dan XII. Acara ini digelar di aula Gajahmada Lantai 2 SMAN 1 Kencong dengan tujuan mempererat hubungan antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan siswa.

Kegiatan Parenting dibagi dalam tiga sesi, yaitu : Sesi I diikuti oleh orang tua murid kelas X pada pukul 08.30–10.00 WIB dengan tema “Menjalin Sinergi dalam Pendidikan Karakter Anak”. Sesi II diikuti oleh orang tua murid kelas XI pada pukul 10.30–12.00 WIB dengan tema yang sama, yaitu “Menjalin Sinergi dalam Pendidikan Karakter Anak”. Sesi III diikuti oleh orang tua murid kelas XII pada pukul 13.00–14.30 WIB dengan tema “Menyamakan Langkah dalam Menghadapi Tes Kompetensi Akademik”.


Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala SMAN 1 Kencong, Bapak Muhammad Saiful Bahri, S.Ag., M.PdI, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran keluarga dalam pendidikan.

“Sekolah dan orang tua harus sejalan dalam membentuk karakter anak. Dengan sinergi yang baik, peserta didik akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.


Ketua Komite Sekolah, Bapak H. Sunarto, S.P., turut memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kerjasama antara sekolah dan orang tua adalah kunci keberhasilan pendidikan. Parenting menjadi wadah yang efektif untuk menyamakan visi,” ungkap perwakilan Komite Sekolah.


Kegiatan Parenting ini juga menghadirkan materi seputar penguatan pendidikan karakter serta strategi mendampingi anak menjelang ujian kompetensi. Dengan adanya kegiatan ini, Sekolah X berharap komunikasi antara orang tua, guru, dan siswa semakin terjalin erat sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dan harmonis.



Share:

IHT SMAN 1 Kencong menghadirkan Pakar Pendidikan dari SEAMEO RECSAM

Kencong, 19 Juni 2025 – SMAN 1 Kencong menjadi tuan rumah pelaksanaan International Workshop bertajuk "Deep Learning Curriculum for Mindful Learning, Meaningful Learning, and Joyful Learning", sebuah program kolaborasi strategis antara Indonesia dan Malaysia melalui In Country Course 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Gajah Mada, Lantai 2 SMAN 1 Kencong, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dan menghadirkan sejumlah narasumber internasional dan nasional.

Workshop ini dihadiri oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dari SMAN 1 Kencong serta GTK dari SMAN Umbulsari dan SMAN Balung. Mereka berkumpul untuk mendalami dan mendiskusikan kurikulum pembelajaran mendalam yang tidak hanya berorientasi pada hasil akademis, tetapi juga memperhatikan aspek kesadaran emosional, keterlibatan bermakna, dan kegembiraan dalam belajar.

Turut hadir dan memberikan sambutan pembukaan, Pengawas Bina SMA, Bapak Iswanto, S.Pd., M.Pd., mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan mutu pendidikan, khususnya dalam menghadapi tantangan abad ke-21.

Acara ini menghadirkan dua narasumber utama dari SEAMEO RECSAM (Southeast Asian Ministers of Education Organization – Regional Centre for Education in Science and Mathematics) Dr. Bala Murali Tanimale, seorang pakar sains yang telah lama aktif dalam pengembangan kurikulum dan pelatihan guru di kawasan Asia Tenggara serta Dr. Sayyed Yusoff bin Syed Hussein, Deputi Direktur Bidang Pelatihan dan Penelitian SEAMEO RECSAM, yang menyampaikan materi tentang integrasi pendekatan Deep learning Curricuum dalam pembelajaran.

Melalui sesi presentasi, diskusi kelompok, dan refleksi, peserta workshop tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga pengalaman praktis untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing. Para guru diajak untuk mendesain pembelajaran yang tidak hanya fokus pada konten, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa.

Kepala SMAN 1 Kencong, dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi tuan rumah kegiatan berskala internasional ini. "Ini adalah momentum penting bagi sekolah kami dan sekolah-sekolah sekitar untuk memperluas wawasan dan memperkuat kompetensi guru dalam menghadirkan pendidikan yang lebih manusiawi dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.

Workshop ditutup dengan sesi refleksi dan penyusunan rencana tindak lanjut, di mana para peserta merancang strategi penerapan prinsip mindful, meaningful, dan joyful learning dalam kurikulum sekolah masing-masing. Suasana keakraban, semangat kolaboratif, dan optimisme tinggi tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan hingga akhir acara.

Kegiatan ini menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya transformasi pendidikan di wilayah Jember, serta menandai komitmen bersama antara Indonesia dan Malaysia dalam meningkatkan kualitas guru dan pembelajaran di kawasan Asia Tenggara.

Share:

Sosialisasi Peluang Berkarir ke Jepang bagi Alumni SMAN 1 Kencong Tahun 2025

Kencong – SMAN 1 Kencong kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung masa depan para lulusannya dengan menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Peluang Berkarir ke Jepang” yang ditujukan khusus bagi alumni tahun 2025 yang telah dinyatakan lulus namun tidak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan di Meeting Room Aula Gajah Mada lantai 2 pada Jumat pagi, 9 Mei 2025.

Dalam kegiatan yang diinisiasi oleh pihak sekolah ini, hadir sebagai narasumber perwakilan dari LPK Nayaka Sumberdaya—sebuah lembaga pelatihan kerja yang berpengalaman dalam memberangkatkan tenaga kerja profesional ke Jepang. Melalui presentasi dan sesi tanya jawab, para peserta diberi pemahaman menyeluruh mengenai proses seleksi, pelatihan keterampilan dan bahasa, serta sistem kerja dan kehidupan di Jepang.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMAN 1 Kencong, mengingat Kepala Sekolah sedang menjalankan tugas dinas di luar kota. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa sekolah terus berupaya memberikan alternatif jalan sukses bagi alumni, termasuk dengan mendorong kesempatan kerja ke luar negeri secara legal dan profesional.

“Tidak semua siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dan itu bukan masalah. Yang penting adalah bagaimana kita mempersiapkan mereka agar tetap mampu bersaing di dunia kerja global,” ujarnya.

Para alumni yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi. 

Kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan emas bagi para lulusan untuk meraih masa depan yang lebih baik sekaligus membawa nama baik sekolah dan bangsa di kancah internasional.

Share:

Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru SMA/SMK Rayon 4 Kabupaten Jember di SMAN 1 Kencong

Kencong, Jember – Dalam rangka menyambut pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026, SMAN 1 Kencong menggelar kegiatan sosialisasi SPMB ini secara serentak dengan membagi menjadi 2 sesi. Sesi 1 yang dimulai pukul 09.00 WIB dihadiri oleh Kepala Sekolah, Guru, dan Operator SMP/MTs Negeri/Swasta yang berada di wilayah Kecamatan Kencong, Jombang, Gumukmas, Puger, Umbulsari, dan Semboro. Sementara Sesi 2 yang dimulai pada pukul 12.30 WIB dikhususkan untuk para calo murid SMAN 1 Kencong yang berada di wilayah sekitar Kecamatan Kencong, Gumukmas, Jombang, dan sekitarnya. Acara yang berlangsung pada hari Kamis(8/5) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada calon peserta didik terkait dengan proses pendaftaran dan sistem penerimaan murid baru tingkat SMA/SMK di wilayah Kabupaten Jember, khususnya rayon 4.

Acara yang diadakan di aula Gajah Mada Lantai 2 SMAN 1 Kencong ini juga dihadiri oleh beberapa SMA/SMK yang terlibat dalam SPMB tahun ini, di antaranya SMAN 1 Kencong sebagai tuan rumah, SMAN Umbulsari, dan SMKN 8 Jember. Selain itu, turut hadir pula pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Jember yang memberikan pemaparan mengenai regulasi terbaru dalam penerimaan siswa baru.

Kepala SMAN 1 Kencong, Muhammad Saiful Bahri, S.Ag., M.PdI., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sosialisasi SPMB ini untuk memberikan gambaran yang jelas kepada para stakeholder pendidikan, terutama terkait dengan sistem domisili, kuota penerimaan, dan sistem pendaftaran daring (online). “Dengan adanya sistem zonasi ini, diharapkan dapat mempermudah siswa untuk mendaftar ke sekolah terdekat sesuai domisili mereka, serta memastikan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.

Salah satu siswa dari SMPN 1 Gumukmas saat ditemui tim redaksi menyampaikan kebahagiaannya karena sudah diberikan wawasan dan informasi terkait SPMB tahun 2025. Antusiasme peserta terlihat juga dengan kehadiran beberapa calon wali murid dan guru pendamping dari sekolah yang letaknya jauh dari SMAN 1 Kencong.

Sosialisasi tersebut juga diisi dengan sesi tanya jawab yang memungkinkan para peserta untuk bertanya langsung terkait berbagai kendala yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaan PPDB. Berbagai pertanyaan seputar proses pendaftaran daring, persyaratan administrasi, serta masalah domisili menjadi perhatian utama peserta. “Kami berharap semua pihak dapat memahami sistem ini dengan baik dan mendukung kelancaran proses penerimaan siswa baru,” ujar Bpk Habibi, S.Pd., Operator PPDB di SMAN 1 Kencong.

Acara ini juga menjadi kesempatan bagi SMA/SMK yang hadir untuk memperkenalkan berbagai program unggulan yang dimiliki masing-masing sekolah. SMAN Umbulsari, misalnya, menawarkan program khusus yaitu double track, sementara SMKN 8 Jember memperkenalkan program keahlian di bidang teknik dan otomotif yang sangat diminati oleh para siswa.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para kepala sekolah, guru, dan operator sekolah di tingkat SMP/MTs dapat lebih siap memberikan informasi yang tepat kepada calon siswa dan orang tua. Serta para siswa-siswi diharapkan dapat lebih memahami berbagai aspek teknis terkait PPDB serta mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk memasuki jenjang pendidikan berikutnya. Selain itu, acara ini juga menunjukkan sinergi yang baik antara pihak sekolah, Dinas Pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan proses pendidikan yang lebih transparan dan adil bagi semua pihak. Dengan demikian, diharapkan tidak ada kesalahpahaman dalam proses pendaftaran yang akan dimulai pada bulan Juni mendatang.

Melalui acara sosialisasi ini, diharapkan juga dapat tercipta kolaborasi yang lebih erat antara pihak sekolah dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Jember, khususnya di wilayah rayon 4 yang mencakup Kecamatan Kencong, Jombang, Puger, Gumukmas, Umbulsari, dan Semboro.

Share:

In-House Training (IHT) di SMAN 1 Kencong, Implementasi Deep Learning pada Pembelajaran

Kencong, 26 Februari 2025 — SMAN 1 Kencong mengadakan kegiatan In-House Training (IHT) yang berlangsung pada hari Rabu, 26 Februari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang ada di sekolah tersebut, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pengelolaan pendidikan di tingkat SMA.

Acara ini resmi dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember – Lumajang yang diwakili oleh Kasi SMA/SLB Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember – Lumajang, yang dalam sambutannya mengapresiasi komitmen SMAN 1 Kencong dalam meningkatkan kompetensi para pendidik. Beliau juga menekankan pentingnya kegiatan seperti ini sebagai sarana untuk menyatukan visi dalam pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Salah satu materi utama dalam kegiatan IHT ini adalah "Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)" yang digagas oleh Kemendikbudristek, yang disampaikan oleh Bapak Syaiful Rahman, S.Pd., M.Pd., dari SMAN Plus Sukowono Jember. Dalam materi ini, Bapak Syaiful menjelaskan tentang konsep deep learning dalam konteks pendidikan, yang bukan merujuk pada teknologi kecerdasan buatan, melainkan sebuah pendekatan pembelajaran yang mendalam yang bertujuan untuk membentuk pemahaman yang lebih mendalam pada peserta didik. Pendekatan ini, yang digagas oleh Prof. Abdul Mu'ti, bertujuan untuk mendorong proses pembelajaran yang lebih holistik dan relevan dengan kebutuhan siswa di era modern. Deep learning dalam konteks ini mengedepankan pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta pemahaman yang mendalam atas materi yang dipelajari.

Selain itu, pemateri lainnya turut memberikan wawasan berharga bagi peserta. Bapak Cahyo Budi L., S.S., M.Pd., Kasi SMA/SLB Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember – Lumajang, memaparkan peningkatan Sumber Daya Manusia.

Bapak Drs. Ponadi, M.Si., Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember – Lumajang, juga menyampaikan materi mengenai pengawasan kualitas pendidikan di tingkat SMA, serta cara-cara efektif dalam melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil pendidikan secara keseluruhan.

Peserta IHT, yang terdiri dari seluruh GTK SMAN 1 Kencong, sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pagi hingga sore hari ini. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga mempererat hubungan antar sesama pendidik dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pendidik di SMAN 1 Kencong dapat lebih siap menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, serta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa.

(Redaksi)

Share:

Menghargai Peran Guru dalam Pendidikan dalam Peringatan Hari Guru Nasional 2024 dan HUT PGRI ke-79 di SMAN 1 Kencong

Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-79 tahun ini diperingati dengan penuh khidmat di SMAN 1 Kencong. Acara yang dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah ini, menjadi momen penting untuk menghargai dedikasi dan peran besar para guru dalam dunia pendidikan.

Peringatan yang jatuh pada 25 November setiap tahunnya, kali ini mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, sebuah tema yang mencerminkan semangat dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Selain itu, peringatan HUT PGRI yang ke-79 ini juga menjadi ajang untuk mempererat rasa persatuan di kalangan guru di seluruh Indonesia.

Acara dimulai dengan upacara bendera yang dipimpin oleh Kepala SMAN 1 Kencong, Bapak Muhammad Saiful Bahri, S.Ag., M.PdI. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan pentingnya semangat kebersamaan antara guru, siswa, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang produktif dan berdaya saing tinggi.

“Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga sebagai momentum untuk mengingatkan kita semua akan pentingnya peran guru dalam memajukan bangsa. Tanpa guru yang berdedikasi, cita-cita kita dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas tidak akan terwujud,” ujar Kepala SMAN 1 Kencong dalam sambutannya.




Pada kesempatan tersebut, Keluarga Besar SMAN 1 Kencong juga meberikan apresiasi kepada seluruh guru dan staf sekolah atas dedikasi mereka dalam mengajar dan berinovasi di dunia pendidikan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya mereka dalam mengembangkan metode pengajaran yang relevan dan menyenangkan bagi siswa.

Sebagai bagian dari peringatan ini, siswa - siswi SMAN 1 Kencong juga menggelar beberapa tampilan diantaranya penampilan seni dari para siswa, seperti drama musikal, tarian, dan paduan suara yang bertemakan penghargaan terhadap jasa-jasa para guru. Selain itu juga ada surprise dari siswa - siswa kelas XII yang bekerja sama dengan Koramil Kecamatan Kencong. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para siswa dan guru yang hadir, dan menjadi salah satu cara yang menyenangkan dalam merayakan peran besar para pengajar dalam membentuk karakter bangsa.

Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-79 di SMAN 1 Kencong mengandung pesan kuat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Selain menghargai perjuangan guru, acara ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah investasi masa depan bangsa yang harus dijaga dan diperjuangkan bersama.

Dengan semangat “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, diharapkan seluruh elemen pendidikan, baik guru, siswa, maupun orang tua, dapat bersinergi untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik dan lebih merata di seluruh penjuru Indonesia.

Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-79 di SMAN 1 Kencong menjadi momentum penting untuk mengingatkan kita semua akan peran vital guru dalam kemajuan pendidikan bangsa. Semoga semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para guru ini terus menginspirasi generasi muda untuk menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan zaman.

Share:

SMAN 1 Kencong Hadiri UNEJ SHOWCASE dalam Rangka Dies Natalis ke-60 Universitas Negeri Jember

Pada hari Selasa, 5 November 2024, SMAN 1 Kencong turut menghadiri undangan dari Universitas Negeri Jember (UNEJ) dalam rangkaian acara perayaan Dies Natalis ke-60 universitas tersebut. Lembaga Penelitian dan Penganbdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Jember mengadakan Acara yang bertajuk "UNEJ SHOWCASE" ini diselenggarakan di Gedung Auditorium Universitas Negeri Jember dan berhasil menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk pelajar, akademisi, hingga masyarakat umum.

UNEJ SHOWCASE dikemas dalam bentuk expo yang memamerkan berbagai hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan oleh Universitas Negeri Jember sepanjang tahun 2024. Acara ini tidak hanya menampilkan karya ilmiah dan inovasi dari para dosen dan mahasiswa, namun juga menyajikan berbagai informasi terkini seputar pendidikan dan program unggulan yang ditawarkan oleh UNEJ.

Partisipasi SMAN 1 Kencong dalam acara ini menjadi momen penting bagi siswa dan guru untuk memperoleh wawasan lebih luas mengenai perkembangan penelitian dan pengabdian masyarakat di lingkup perguruan tinggi, serta menggali potensi pendidikan lanjutan yang bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi para siswa. Dengan berbagai stand yang memamerkan teknologi dan hasil inovatif, siswa dari SMAN 1 Kencong dapat melihat langsung contoh karya riset terkini, yang diharapkan dapat membangkitkan minat mereka dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi.

Salah satu guru SMAN 1 Kencong yang mendampingi kegiatan ini menyampaikan apresiasinya terhadap undangan ini, “Kami merasa sangat bangga dapat hadir di acara UNEJ SHOWCASE. Ini adalah kesempatan berharga bagi siswa-siswi kami untuk mengetahui lebih dalam tentang dunia penelitian, inovasi, dan kontribusi universitas dalam pengembangan masyarakat. Kami harap acara ini menjadi sumber inspirasi dan motivasi untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Selain expo, UNEJ SHOWCASE juga menyajikan informasi terbaru tentang program unggulan dan beasiswa di Universitas Negeri Jember, yang menjadi daya tarik bagi para calon mahasiswa. Para siswa dari SMAN 1 Kencong dengan antusias mengunjungi berbagai booth yang menyediakan informasi mengenai jurusan-jurusan yang ada, fasilitas kampus, hingga program pertukaran pelajar dan beasiswa yang ditawarkan UNEJ.

Dengan menghadiri acara UNEJ SHOWCASE ini, SMAN 1 Kencong berharap dapat terus menjalin kerjasama yang baik dengan perguruan tinggi setempat, memperluas wawasan siswa, serta menumbuhkan budaya penelitian dan inovasi dalam lingkungan sekolah.


Share:

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Memperkuat Semangat Kebangsaan di Kalangan Generasi Muda

SMAN 1 Kencong menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke 96 dengan penuh khidmat. Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah ini dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah, dengan tema "Maju Bersama Indonesia Raya" yang menggambarkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

Upacara dimulai pukul 07.00 WIB, diawali dengan pengibaran bendera merah putih yang dilaksanakan oleh pasukan pengibar bendera (Paskibra) sekolah. Suasana hening menyelimuti lapangan saat bendera dinaikkan, memberikan nuansa kebanggaan yang mendalam bagi seluruh peserta.

Bertindak sebagai Pembina Upacara pada Peringatan Hari SUmpah Pemuda kali ini adalah perwakilan dari Kepolosian Sektor Kencong. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda, seperti persatuan, kesatuan, dan cinta tanah air. “Generasi muda saat ini dituntut untuk tidak hanya memahami sejarah, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus menjaga keutuhan bangsa dan terus berkontribusi untuk kemajuan negara,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, seluruh warga sekolah, baik Kepala Sekolah, Guru, Karyawan maupun siswa-siswi, mengenakan pakaian adat, yang menggambarkan keberagaman budaya Indonesia. Penampilan ini mendapat sambutan hangat dari seluruh hadirin dan menjadi pengingat akan kekayaan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan.


Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini, sekolah juga memberikan apresiasi kepada siswa - siswi beprestasi diantaranya dari ekstrakurikuler Paskibra yang pada kegiatan LKBB Bina Kandita tingkat Propoinsi Jawa Timur mendapatkan 3 penghargaan sekaligus yaitu Juara Harapan 1, Best Danton 2 dan Best Formasi 3. selain itu sekolah juga memberikan apresiasi kepada kelas yang pada Gelar Karya P5 tema Suara Demokrasi menjadi kelas terbaik dan terfavorit.


Upacara diakhiri dengan doa bersama, berharap agar semangat Sumpah Pemuda dapat terus menggelora di hati setiap pemuda Indonesia. Dengan peringatan ini, SMAN 1 Kencong berkomitmen untuk terus menjadi tempat pendidikan yang tidak hanya memfokuskan pada akademik, tetapi juga membentuk karakter dan jiwa kebangsaan siswa.


Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda semakin sadar akan pentingnya persatuan dan dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Sebagai penutup, panitia juga mengajak semua siswa untuk menerapkan semangat Sumpah Pemuda dalam setiap aspek kehidupan mereka, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.

Share:

Sosialisasi dan Pendampingan Implementasi Pendidikan Kependudukan di SMAN 1 Kencong

Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang kependudukan di kalangan pelajar, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kabupaten Jember melaksanakan sosialisasi dan pendampingan implementasi pendidikan kependudukan melalui jalur formal di SMAN 1 Kencong. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang bertujuan untuk menyiapkan generasi muda yang sadar akan isu-isu kependudukan.

Kegiatan sosialisasi yang diadakan pada 22 Oktober 2024 bertempat di ruang pertemuan lantai 2 SMAN 1 Kencong ini menghadirkan narasumber kunci, yaitu Sunarto Hadi, S.Pd, seorang guru di SMAN 1 Kencong yang telah mengikuti workshop dan studi tiru mengenai pendidikan kependudukan di Malang. Dalam sesi pemaparannya, Sunarto menjelaskan tentang pentingnya pendidikan kependudukan dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pemahaman yang baik mengenai kependudukan serta isu - isu kependudukan dapat membantu siswa dalam mengambil keputusan yang lebih bijak mengenai kehidupan mereka di masa depan.

"Melalui pendidikan kependudukan, kami ingin siswa tidak hanya memahami angka-angka statistik, tetapi juga dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari mereka," ujar Sunarto. Sunarto menjelaskan latar belakang serta dasar hukum dilaksanakannya Sekolah Siaga Kependudukan ini secara terperinci dan terarah, sehingga audiens yang berisi perwakilan DPPPAKB Kab. Jember, Perwakilan PLKB Kec. Kencong. Perwakilan Dewan Guru serta Perwakilan Siswa SMAN 1 Kencong ini memahami tentang apa itu dan bagaimana penerapan Sekolah Siaga Kependudukan ini. Ia juga berbagi pengalaman dari workshop yang diikutinya, di mana metode pembelajaran interaktif dan penggunaan teknologi menjadi salah satu fokus utama untuk menarik minat siswa.

Perwakilan dari DPPPAKB Kabupaten Jember, Bpk. Nanang, yang juga hadir dalam acara ini memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kebijakan dan program yang mendukung implementasi pendidikan kependudukan di sekolah. DPPPAKB berkomitmen untuk mendukung setiap sekolah yang berpartisipasi dalam program SSK dengan menyediakan materi, pelatihan, serta pendampingan.

"Keberhasilan pendidikan kependudukan tidak hanya tergantung pada materi yang diajarkan, tetapi juga pada metode yang digunakan untuk menyampaikannya. Kami berharap melalui sosialisasi ini, sekolah-sekolah di Jember dapat menjadi pelopor dalam penerapan pendidikan kependudukan," ungkap perwakilan DPPPAKB.

Kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme yang tinggi. Para Guru dan siswa aktif berpartisipasi dalam diskusi, mengajukan pertanyaan, dan berbagi pendapat mengenai isu-isu kependudukan yang relevan. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para pelajar dapat lebih sadar dan peduli terhadap isu kependudukan, sehingga dapat berkontribusi positif dalam pembangunan daerah dan negara di masa mendatang.

Melalui program SSK, DPPPAKB berharap agar pendidikan kependudukan tidak hanya menjadi pelajaran di kelas, tetapi juga menjadi bagian dari budaya di lingkungan sekolah. Dengan demikian, generasi muda di Kencong dapat tumbuh menjadi individu yang peka dan bertanggung jawab terhadap masalah kependudukan, serta siap menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Share:

Pengunjung

Kenaikan Isa Almasih

Kami ada di

Support

3/random/post-list