Jelajah Kampus dan Budaya, Siswa SMAN 1 Kencong Siapkan Masa Depan Sejak Dini

Sebanyak 325 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kencong mengikuti kegiatan SMAN 1 Kencong Campus and Culture Expedition 2026 yang berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah nyata sekolah dalam membekali siswa dengan wawasan pendidikan tinggi sekaligus pengalaman budaya di luar daerah.

Suasana penuh semangat tampak menyelimuti keberangkatan ratusan siswa SMA Negeri 1 Kencong dalam program tahunan bertajuk Campus and Culture Expedition 2026. Didampingi oleh 52 guru pendamping, para siswa memulai perjalanan edukatif yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga eksplorasi budaya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para siswa berkesempatan mengunjungi sejumlah institusi pendidikan tinggi dan kedinasan ternama, yakni Universitas Negeri Surabaya, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Akademi Kepolisian di Semarang, serta Akademi Militer di Magelang.

Kunjungan ini memberikan gambaran langsung kepada siswa mengenai kehidupan perkuliahan, fasilitas kampus, hingga peluang karier di masa depan. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi hingga tur lingkungan kampus.

Tidak hanya berfokus pada dunia pendidikan, kegiatan ini juga dirancang untuk memperluas wawasan kebudayaan siswa. Para peserta diajak menjelajahi berbagai destinasi wisata dan budaya di wilayah Semarang dan Yogyakarta.

Melalui pengalaman tersebut, siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga merasakan langsung kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter serta memperkuat rasa nasionalisme generasi muda.

Kepala SMA Negeri 1 Kencong dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi sekolah dalam mempersiapkan siswa menghadapi masa depan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang dunia perguruan tinggi dan kehidupan di luar sekolah. Harapannya, mereka memiliki gambaran yang lebih jelas dalam menentukan arah pendidikan dan cita-cita mereka,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa perpaduan antara kunjungan kampus dan eksplorasi budaya menjadi nilai lebih dari kegiatan ini.
“Kami tidak hanya ingin siswa cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan kecintaan terhadap budaya Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu guru pendamping menyebutkan bahwa antusiasme siswa terlihat sejak awal keberangkatan hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan. Hal ini menunjukkan tingginya minat siswa dalam mengenal dunia pendidikan tinggi secara langsung.

Dengan konsep yang menggabungkan edukasi dan rekreasi, kegiatan Campus and Culture Expedition 2026 diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan sekaligus membangun motivasi siswa untuk terus berkembang.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan. SMA Negeri 1 Kencong terus berkomitmen mencetak generasi muda yang berwawasan luas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Share:

Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kebersamaan - Upacara dan Halal Bihalal Warnai Hari Pertama Masuk di SMAN 1 Kencong

Kencong - Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti lingkungan SMAN 1 Kencong pada Senin, 30 Maret 2026. Setelah melewati libur panjang Hari Raya Idulfitri, seluruh warga sekolah kembali memulai aktivitas dengan nuansa kebersamaan yang kental.
Hari pertama masuk sekolah tidak hanya dimaknai sebagai dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah.
Sejak pagi hari, ratusan siswa tampak memadati halaman sekolah untuk mengikuti upacara pengibaran bendera. Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, kepala sekolah mengajak seluruh siswa untuk kembali menumbuhkan semangat belajar serta menjaga kedisiplinan setelah menjalani bulan Ramadan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai kebersamaan yang telah terbangun selama bulan suci.
“Setelah Ramadan, kita kembali ke sekolah dengan hati yang bersih. Mari kita mulai kembali dengan semangat baru, menjaga kedisiplinan, serta mempererat kebersamaan di lingkungan sekolah,” ujar kepala sekolah dalam amanatnya.
Tidak hanya itu, ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan belajar tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh sikap dan karakter yang baik.
Usai pelaksanaan upacara, suasana berubah menjadi lebih cair dan penuh kehangatan. Tradisi halal bihalal pun digelar sebagai bagian dari budaya saling memaafkan pasca-Idulfitri.
Satu per satu siswa bersalaman dengan para guru dan tenaga kependidikan. Senyum, sapaan hangat, serta ucapan maaf dan saling memaafkan menciptakan suasana kekeluargaan yang begitu terasa di lingkungan sekolah.
Momen ini menjadi salah satu tradisi yang dinantikan, karena tidak hanya mempererat hubungan antara siswa dan guru, tetapi juga menumbuhkan nilai saling menghargai dan menghormati.
Bagi para siswa, kegiatan halal bihalal menjadi pengalaman berharga yang tidak sekadar seremonial, tetapi juga sarana pembelajaran karakter dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para siswa kembali ke kelas masing-masing untuk memulai kegiatan belajar mengajar seperti biasa.
Hari pertama masuk sekolah ini pun menjadi awal yang positif dalam membangun kembali ritme pembelajaran sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan SMAN 1 Kencong.
Dengan semangat baru pasca-Idulfitri, seluruh warga sekolah diharapkan mampu menjalani proses pendidikan dengan lebih optimal, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter yang lebih baik. 
Share:

Siapkah Kalian Menuju SNPMB 2026?

Menjelang berakhirnya semester ganjil, para siswa kelas XII mulai bersiap menghadapi salah satu momen penting dalam hidup mereka: Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026. Tahun ini, seperti biasa, terdapat tiga jalur utama yang bisa ditempuh untuk masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN), yaitu SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), dan Jalur Mandiri yang diatur oleh masing-masing kampus.

Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan, SNBP 2026 akan dimulai dengan pengumuman kuota sekolah pada 29 Desember 2025, dilanjutkan masa sanggah hingga 15 Januari 2026, dan registrasi akun SNPMB pada 12 Januari–18 Februari 2026. Pendaftaran jalur prestasi ini berlangsung 3–18 Februari 2026, dan hasil seleksi diumumkan pada 31 Maret 2026.

Yang menarik, SNBP tahun ini membawa aturan baru, di mana nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kemendikdasmen akan digunakan sebagai salah satu pertimbangan penilaian. Kebijakan ini diharapkan bisa menciptakan proses seleksi yang lebih objektif dan merata di seluruh Indonesia.

Sementara itu, bagi siswa yang belum berkesempatan melalui jalur prestasi, masih ada SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes). Jalur ini menilai kemampuan akademik siswa melalui tes terstandar yang diatur oleh panitia pusat. Pendaftaran SNBT biasanya dibuka pada bulan April, dengan pelaksanaan tes pada Mei hingga Juni.

Tak hanya itu, setiap perguruan tinggi negeri juga memiliki Jalur Mandiri, yang memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mendaftar langsung melalui mekanisme seleksi khusus di kampus tujuan. Jalur ini umumnya menggunakan kombinasi antara nilai ujian, portofolio, atau hasil tes kampus.

Kepala SMA Negeri [Nama Sekolah], [Nama Kepala Sekolah], menyampaikan bahwa ketiga jalur tersebut membuka peluang besar bagi setiap siswa untuk menggapai cita-citanya. “Yang terpenting, siswa harus mengenali potensi diri dan menyiapkan strategi sejak dini,” ujarnya.

Dengan memahami ketiga jalur seleksi ini, diharapkan para siswa dapat memilih dengan bijak dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kesempatan menuju kampus impian terbuka lebar — tinggal seberapa siap kamu melangkah!

Share:

SMAN 1 Kencong Ikuti Peringatan HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur

Kencong, 12 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Timur, SMAN 1 Kencong menggelar dua kegiatan istimewa yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen untuk mengenang perjalanan panjang Jawa Timur sebagai provinsi yang maju dan berbudaya, tetapi juga menjadi ajang untuk menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air di lingkungan sekolah.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Apel Peringatan HUT Jawa Timur ke-80 yang dilaksanakan di halaman depan sekolah pada Minggu pagi (12/10). Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMAN 1 Kencong turut hadir dan mengikuti apel dengan tertib. Kepala SMAN 1 Kencong bertindak sebagai pembina apel, menyampaikan amanat yang berisi ajakan untuk meneladani semangat juang dan kerja keras masyarakat Jawa Timur yang terus berinovasi demi kemajuan bangsa.

“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi refleksi bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik di dunia pendidikan,” tutur Kepala Sekolah dalam amanatnya.

Ditempat berbeda, tepatnya di Aula Gajah Mada Lantai 2 SMAN 1 Kencong, Tim Paduan Suara SMAN 1 Kencong mengikuti kegiatan Upacara Peringatan HUT Jawa Timur secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini tersambung langsung dengan acara utama yang diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, dengan Gubernur Jawa Timur bertindak sebagai pembina upacara.

Salah satu momen bersejarah dalam kegiatan ini adalah menyanyikan Mars Jawa Timur secara serentak oleh seluruh SMA/SMK se-Jawa Timur, termasuk SMAN 1 Kencong, yang diikuti secara virtual. Aksi kolosal ini berhasil mencatatkan diri dalam Rekor MURI sebagai simbol semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap Provinsi Jawa Timur.

Guru dan tenaga kependidikan tampak antusias mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir. Suasana kebersamaan dan rasa bangga sebagai bagian dari masyarakat Jawa Timur begitu terasa. Melalui momentum ini, SMAN 1 Kencong menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi positif dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berjiwa nasionalis.

Dengan semangat “Jatim Tangguh Jatim Berumbuh”, keluarga besar SMAN 1 Kencong berharap peringatan ini menjadi pengingat bahwa kerja keras, gotong royong, dan dedikasi adalah kunci kemajuan bersama, baik di tingkat daerah maupun dalam dunia pendidikan.

Share:

SMAN 1 Kencong Gelar Parenting, Perkuat Peran Orang Tua dalam Pendidikan

SMAN 1 Kencong pada Kamis, 25 September 2025 menyelenggarakan kegiatan Parenting yang diikuti oleh seluruh orang tua murid kelas X, XI, dan XII. Acara ini digelar di aula Gajahmada Lantai 2 SMAN 1 Kencong dengan tujuan mempererat hubungan antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan siswa.

Kegiatan Parenting dibagi dalam tiga sesi, yaitu : Sesi I diikuti oleh orang tua murid kelas X pada pukul 08.30–10.00 WIB dengan tema “Menjalin Sinergi dalam Pendidikan Karakter Anak”. Sesi II diikuti oleh orang tua murid kelas XI pada pukul 10.30–12.00 WIB dengan tema yang sama, yaitu “Menjalin Sinergi dalam Pendidikan Karakter Anak”. Sesi III diikuti oleh orang tua murid kelas XII pada pukul 13.00–14.30 WIB dengan tema “Menyamakan Langkah dalam Menghadapi Tes Kompetensi Akademik”.


Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala SMAN 1 Kencong, Bapak Muhammad Saiful Bahri, S.Ag., M.PdI, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran keluarga dalam pendidikan.

“Sekolah dan orang tua harus sejalan dalam membentuk karakter anak. Dengan sinergi yang baik, peserta didik akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.


Ketua Komite Sekolah, Bapak H. Sunarto, S.P., turut memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kerjasama antara sekolah dan orang tua adalah kunci keberhasilan pendidikan. Parenting menjadi wadah yang efektif untuk menyamakan visi,” ungkap perwakilan Komite Sekolah.


Kegiatan Parenting ini juga menghadirkan materi seputar penguatan pendidikan karakter serta strategi mendampingi anak menjelang ujian kompetensi. Dengan adanya kegiatan ini, Sekolah X berharap komunikasi antara orang tua, guru, dan siswa semakin terjalin erat sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dan harmonis.



Share:

Pengunjung

Hari Buruh Internasional

Kami ada di

Support

3/random/post-list