Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kebersamaan - Upacara dan Halal Bihalal Warnai Hari Pertama Masuk di SMAN 1 Kencong

Kencong - Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti lingkungan SMAN 1 Kencong pada Senin, 30 Maret 2026. Setelah melewati libur panjang Hari Raya Idulfitri, seluruh warga sekolah kembali memulai aktivitas dengan nuansa kebersamaan yang kental.
Hari pertama masuk sekolah tidak hanya dimaknai sebagai dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah.
Sejak pagi hari, ratusan siswa tampak memadati halaman sekolah untuk mengikuti upacara pengibaran bendera. Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, kepala sekolah mengajak seluruh siswa untuk kembali menumbuhkan semangat belajar serta menjaga kedisiplinan setelah menjalani bulan Ramadan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai kebersamaan yang telah terbangun selama bulan suci.
“Setelah Ramadan, kita kembali ke sekolah dengan hati yang bersih. Mari kita mulai kembali dengan semangat baru, menjaga kedisiplinan, serta mempererat kebersamaan di lingkungan sekolah,” ujar kepala sekolah dalam amanatnya.
Tidak hanya itu, ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan belajar tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh sikap dan karakter yang baik.
Usai pelaksanaan upacara, suasana berubah menjadi lebih cair dan penuh kehangatan. Tradisi halal bihalal pun digelar sebagai bagian dari budaya saling memaafkan pasca-Idulfitri.
Satu per satu siswa bersalaman dengan para guru dan tenaga kependidikan. Senyum, sapaan hangat, serta ucapan maaf dan saling memaafkan menciptakan suasana kekeluargaan yang begitu terasa di lingkungan sekolah.
Momen ini menjadi salah satu tradisi yang dinantikan, karena tidak hanya mempererat hubungan antara siswa dan guru, tetapi juga menumbuhkan nilai saling menghargai dan menghormati.
Bagi para siswa, kegiatan halal bihalal menjadi pengalaman berharga yang tidak sekadar seremonial, tetapi juga sarana pembelajaran karakter dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para siswa kembali ke kelas masing-masing untuk memulai kegiatan belajar mengajar seperti biasa.
Hari pertama masuk sekolah ini pun menjadi awal yang positif dalam membangun kembali ritme pembelajaran sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan SMAN 1 Kencong.
Dengan semangat baru pasca-Idulfitri, seluruh warga sekolah diharapkan mampu menjalani proses pendidikan dengan lebih optimal, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter yang lebih baik. 
Share:

Siapkah Kalian Menuju SNPMB 2026?

Menjelang berakhirnya semester ganjil, para siswa kelas XII mulai bersiap menghadapi salah satu momen penting dalam hidup mereka: Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026. Tahun ini, seperti biasa, terdapat tiga jalur utama yang bisa ditempuh untuk masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN), yaitu SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), dan Jalur Mandiri yang diatur oleh masing-masing kampus.

Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan, SNBP 2026 akan dimulai dengan pengumuman kuota sekolah pada 29 Desember 2025, dilanjutkan masa sanggah hingga 15 Januari 2026, dan registrasi akun SNPMB pada 12 Januari–18 Februari 2026. Pendaftaran jalur prestasi ini berlangsung 3–18 Februari 2026, dan hasil seleksi diumumkan pada 31 Maret 2026.

Yang menarik, SNBP tahun ini membawa aturan baru, di mana nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kemendikdasmen akan digunakan sebagai salah satu pertimbangan penilaian. Kebijakan ini diharapkan bisa menciptakan proses seleksi yang lebih objektif dan merata di seluruh Indonesia.

Sementara itu, bagi siswa yang belum berkesempatan melalui jalur prestasi, masih ada SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes). Jalur ini menilai kemampuan akademik siswa melalui tes terstandar yang diatur oleh panitia pusat. Pendaftaran SNBT biasanya dibuka pada bulan April, dengan pelaksanaan tes pada Mei hingga Juni.

Tak hanya itu, setiap perguruan tinggi negeri juga memiliki Jalur Mandiri, yang memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mendaftar langsung melalui mekanisme seleksi khusus di kampus tujuan. Jalur ini umumnya menggunakan kombinasi antara nilai ujian, portofolio, atau hasil tes kampus.

Kepala SMA Negeri [Nama Sekolah], [Nama Kepala Sekolah], menyampaikan bahwa ketiga jalur tersebut membuka peluang besar bagi setiap siswa untuk menggapai cita-citanya. “Yang terpenting, siswa harus mengenali potensi diri dan menyiapkan strategi sejak dini,” ujarnya.

Dengan memahami ketiga jalur seleksi ini, diharapkan para siswa dapat memilih dengan bijak dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kesempatan menuju kampus impian terbuka lebar — tinggal seberapa siap kamu melangkah!

Share:

SMAN 1 Kencong Ikuti Peringatan HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur

Kencong, 12 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Timur, SMAN 1 Kencong menggelar dua kegiatan istimewa yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen untuk mengenang perjalanan panjang Jawa Timur sebagai provinsi yang maju dan berbudaya, tetapi juga menjadi ajang untuk menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air di lingkungan sekolah.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Apel Peringatan HUT Jawa Timur ke-80 yang dilaksanakan di halaman depan sekolah pada Minggu pagi (12/10). Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMAN 1 Kencong turut hadir dan mengikuti apel dengan tertib. Kepala SMAN 1 Kencong bertindak sebagai pembina apel, menyampaikan amanat yang berisi ajakan untuk meneladani semangat juang dan kerja keras masyarakat Jawa Timur yang terus berinovasi demi kemajuan bangsa.

“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi refleksi bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik di dunia pendidikan,” tutur Kepala Sekolah dalam amanatnya.

Ditempat berbeda, tepatnya di Aula Gajah Mada Lantai 2 SMAN 1 Kencong, Tim Paduan Suara SMAN 1 Kencong mengikuti kegiatan Upacara Peringatan HUT Jawa Timur secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini tersambung langsung dengan acara utama yang diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, dengan Gubernur Jawa Timur bertindak sebagai pembina upacara.

Salah satu momen bersejarah dalam kegiatan ini adalah menyanyikan Mars Jawa Timur secara serentak oleh seluruh SMA/SMK se-Jawa Timur, termasuk SMAN 1 Kencong, yang diikuti secara virtual. Aksi kolosal ini berhasil mencatatkan diri dalam Rekor MURI sebagai simbol semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap Provinsi Jawa Timur.

Guru dan tenaga kependidikan tampak antusias mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir. Suasana kebersamaan dan rasa bangga sebagai bagian dari masyarakat Jawa Timur begitu terasa. Melalui momentum ini, SMAN 1 Kencong menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi positif dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berjiwa nasionalis.

Dengan semangat “Jatim Tangguh Jatim Berumbuh”, keluarga besar SMAN 1 Kencong berharap peringatan ini menjadi pengingat bahwa kerja keras, gotong royong, dan dedikasi adalah kunci kemajuan bersama, baik di tingkat daerah maupun dalam dunia pendidikan.

Share:

SMAN 1 Kencong Gelar Parenting, Perkuat Peran Orang Tua dalam Pendidikan

SMAN 1 Kencong pada Kamis, 25 September 2025 menyelenggarakan kegiatan Parenting yang diikuti oleh seluruh orang tua murid kelas X, XI, dan XII. Acara ini digelar di aula Gajahmada Lantai 2 SMAN 1 Kencong dengan tujuan mempererat hubungan antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan siswa.

Kegiatan Parenting dibagi dalam tiga sesi, yaitu : Sesi I diikuti oleh orang tua murid kelas X pada pukul 08.30–10.00 WIB dengan tema “Menjalin Sinergi dalam Pendidikan Karakter Anak”. Sesi II diikuti oleh orang tua murid kelas XI pada pukul 10.30–12.00 WIB dengan tema yang sama, yaitu “Menjalin Sinergi dalam Pendidikan Karakter Anak”. Sesi III diikuti oleh orang tua murid kelas XII pada pukul 13.00–14.30 WIB dengan tema “Menyamakan Langkah dalam Menghadapi Tes Kompetensi Akademik”.


Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala SMAN 1 Kencong, Bapak Muhammad Saiful Bahri, S.Ag., M.PdI, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran keluarga dalam pendidikan.

“Sekolah dan orang tua harus sejalan dalam membentuk karakter anak. Dengan sinergi yang baik, peserta didik akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.


Ketua Komite Sekolah, Bapak H. Sunarto, S.P., turut memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kerjasama antara sekolah dan orang tua adalah kunci keberhasilan pendidikan. Parenting menjadi wadah yang efektif untuk menyamakan visi,” ungkap perwakilan Komite Sekolah.


Kegiatan Parenting ini juga menghadirkan materi seputar penguatan pendidikan karakter serta strategi mendampingi anak menjelang ujian kompetensi. Dengan adanya kegiatan ini, Sekolah X berharap komunikasi antara orang tua, guru, dan siswa semakin terjalin erat sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dan harmonis.



Share:

SMAN 1 Kencong Tegaskan Layanan Bebas Pungli, Pengambilan Ijazah Gratis 100%

Sebagai bentuk komitmen terhadap integritas dan transparansi, SMAN 1 Kencong menegaskan bahwa seluruh layanan yang diberikan, khususnya terkait pengambilan ijazah, terbebas dari praktik pungutan liar (pungli). Setiap lulusan berhak memperoleh ijazah mereka secara gratis 100%, tanpa biaya tambahan sepeser pun.

Kepala SMAN 1 Kencong, Bapak Muhammad Saiful Bahri, S.Ag., M.PdI., menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari tekad untuk menghadirkan layanan pendidikan yang jujur dan berkeadilan.

“Kami ingin memastikan bahwa semua siswa maupun alumni mendapatkan hak mereka tanpa harus terbebani biaya tambahan. Ijazah adalah hak siswa, bukan barang yang diperjualbelikan. SMAN 1 Kencong berkomitmen untuk menjunjung tinggi prinsip bebas pungli,dan memastikan bahwa semua ijazah sudah disampaikan kepada siswa atau alumni 100%,” tegasnya.

Kebijakan ini disambut baik oleh masyarakat. Salah satu orang tua siswa, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Kami merasa lega dan sangat terbantu. Tidak ada pungutan apa pun saat mengambil ijazah. Hal ini menunjukkan bahwa lembaga benar-benar berpihak pada siswa dan keluarganya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh salah satu alumni, bahwa Proses pengambilan ijazah di SMAN 1 Kencong sangat mudah, cepat, dan benar-benar gratis. Semua alumni merasa bersyukur, dan berharap semoga kebijakan ini terus dijaga untuk angkatan-angkatan berikutnya.


Akademisi dan tokoh masyarakat menilai kebijakan ini sebagai praktik baik yang perlu ditiru. Langkah SMAN 1 Kencong ini sangat penting untuk menumbuhkan kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan. Transparansi dan pelayanan gratis dalam pengambilan ijazah adalah contoh nyata bagaimana sebuah institusi menjalankan prinsip tata kelola yang baik.

Dengan adanya kebijakan bebas pungli dan pengambilan ijazah gratis, SMAN 1 Kencong berharap kepercayaan masyarakat akan terus meningkat, sekaligus mendorong terciptanya budaya pendidikan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Share:

Pengunjung

Hari Buruh Internasional

Kami ada di

Support

3/random/post-list