Jember – Rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 1 Kencong resmi ditutup dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di halaman SMAN 1 Kencong. Penutupan menjadi akhir dari proses pengenalan lingkungan sekolah yang telah berlangsung selama lima hari dengan mengedepankan pendidikan karakter, budaya sekolah, serta pembentukan pribadi peserta didik yang berintegritas.
Sebelum mengikuti prosesi penutupan, para peserta didik baru terlebih dahulu mengikuti sejumlah kegiatan edukatif. Salah satunya adalah sosialisasi dari Kepolisian yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya menaati hukum, menjaga etika dalam bermedia sosial, menghindari kenakalan remaja, serta membangun karakter sebagai pelajar yang disiplin dan bertanggung jawab.
Sebagai bentuk implementasi kepedulian terhadap lingkungan, para siswa baru juga mengikuti kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen SMAN 1 Kencong dalam mewujudkan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman sekaligus mendukung program menuju Sekolah Adiwiyata.
Dengan penuh semangat, para peserta didik bergotong royong membersihkan halaman, taman, serta berbagai sudut sekolah. Aktivitas tersebut menjadi pengalaman nyata bagi siswa untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan.
Prosesi penutupan dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Kencong, Bapak Andri Sulistiyono, S.Pd., M.Pd., selaku pembina upacara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik baru yang telah mengikuti seluruh rangkaian MPLS Ramah dengan penuh disiplin, antusias, dan tanggung jawab.
Beliau menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi menjadi langkah awal dalam membangun budaya belajar, karakter, integritas, serta semangat kebersamaan yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Kencong.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta didik baru mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat karakter, mulai dari pengenalan budaya sekolah, wawasan kebangsaan, pendidikan anti perundungan, tata tertib sekolah, penguatan profil pelajar Pancasila, hingga kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Melalui konsep MPLS Ramah, seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan yang edukatif, humanis, dan menyenangkan, sehingga mampu menciptakan suasana adaptasi yang nyaman bagi peserta didik baru.
Berakhirnya MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi awal perjalanan baru bagi para siswa untuk tumbuh sebagai pribadi yang berprestasi, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. SMAN 1 Kencong pun terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, integritas, dan kepemimpinan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.












0 Comments:
Post a Comment