JUMAT SEGAR, Gerakan Nyata SMAN 1 Kencong Wujudkan Sekolah Bersih dan Menuju Adiwiyata

Jember – Komitmen SMAN 1 Kencong dalam membangun budaya peduli lingkungan kembali diwujudkan melalui kegiatan JUMAT SEGAR (Jumat Sehat dan bugar). Program yang dilaksanakan secara rutin ini mengajak seluruh warga sekolah untuk bergotong royong menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sekolah yang bersih, sehat, nyaman, dan berwawasan lingkungan.

Sejak pagi, seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan tampak antusias mengikuti kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan di berbagai area sekolah. Mulai dari ruang kelas, halaman, taman, saluran air, hingga sudut-sudut lingkungan sekolah dibersihkan secara bersama-sama dengan penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan JUMAT SEGAR tidak hanya berorientasi pada kebersihan fisik lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi media pembelajaran karakter bagi peserta didik. Melalui kegiatan tersebut, siswa dibiasakan untuk memiliki rasa tanggung jawab, disiplin, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat gotong royong sebagai bagian dari budaya sekolah.

Selain kegiatan bersih-bersih, warga sekolah juga melaksanakan penanaman berbagai jenis bunga dan pohon di sejumlah titik lingkungan sekolah. Penghijauan ini dilakukan untuk menambah keindahan, menciptakan suasana belajar yang lebih asri dan nyaman, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan sekolah.
Keberadaan tanaman hias, pohon peneduh, dan ruang terbuka hijau diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya dalam menciptakan lingkungan yang sejuk, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian alam.

Program JUMAT SEGAR merupakan salah satu langkah nyata SMAN 1 Kencong dalam mendukung program Menuju Sekolah Adiwiyata. Melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh warga sekolah secara aktif, budaya peduli lingkungan terus ditanamkan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Bagi SMAN 1 Kencong, mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan bukan hanya tentang menciptakan lingkungan yang bersih dan indah, tetapi juga membangun karakter peserta didik agar memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan di mana pun mereka berada.

Dengan semangat kebersamaan yang terus dipupuk melalui JUMAT SEGAR, SMAN 1 Kencong optimistis dapat mewujudkan lingkungan sekolah yang hijau, sehat, nyaman, dan berkelanjutan, sekaligus melahirkan generasi yang peduli terhadap lingkungan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Share:

MPLS Ramah 2026 SMAN 1 Kencong Resmi Ditutup, Bekali Siswa Baru dengan Karakter, Disiplin, dan Kepedulian Lingkungan

Jember – Rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 1 Kencong resmi ditutup dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di halaman SMAN 1 Kencong. Penutupan menjadi akhir dari proses pengenalan lingkungan sekolah yang telah berlangsung selama lima hari dengan mengedepankan pendidikan karakter, budaya sekolah, serta pembentukan pribadi peserta didik yang berintegritas.

Sebelum mengikuti prosesi penutupan, para peserta didik baru terlebih dahulu mengikuti sejumlah kegiatan edukatif. Salah satunya adalah sosialisasi dari Kepolisian yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya menaati hukum, menjaga etika dalam bermedia sosial, menghindari kenakalan remaja, serta membangun karakter sebagai pelajar yang disiplin dan bertanggung jawab.
Sebagai bentuk implementasi kepedulian terhadap lingkungan, para siswa baru juga mengikuti kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen SMAN 1 Kencong dalam mewujudkan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman sekaligus mendukung program menuju Sekolah Adiwiyata.

Dengan penuh semangat, para peserta didik bergotong royong membersihkan halaman, taman, serta berbagai sudut sekolah. Aktivitas tersebut menjadi pengalaman nyata bagi siswa untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan.

Prosesi penutupan dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Kencong, Bapak Andri Sulistiyono, S.Pd., M.Pd., selaku pembina upacara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta didik baru yang telah mengikuti seluruh rangkaian MPLS Ramah dengan penuh disiplin, antusias, dan tanggung jawab.

Beliau menegaskan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi menjadi langkah awal dalam membangun budaya belajar, karakter, integritas, serta semangat kebersamaan yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan di SMAN 1 Kencong.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta didik baru mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat karakter, mulai dari pengenalan budaya sekolah, wawasan kebangsaan, pendidikan anti perundungan, tata tertib sekolah, penguatan profil pelajar Pancasila, hingga kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Melalui konsep MPLS Ramah, seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan yang edukatif, humanis, dan menyenangkan, sehingga mampu menciptakan suasana adaptasi yang nyaman bagi peserta didik baru.

Berakhirnya MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi awal perjalanan baru bagi para siswa untuk tumbuh sebagai pribadi yang berprestasi, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. SMAN 1 Kencong pun terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, integritas, dan kepemimpinan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Share:

Pengunjung

Kenaikan Isa Almasih

Kami ada di

Support

3/random/post-list