Peringati Hari Pendidikan Nasional, SMAN 1 Kencong Gelar Upacara Khidmat

Kencong — Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, SMAN 1 Kencong menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman sekolah, pada hari Senin, 4 Mei 2026.

Upacara tersebut diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta tenaga kependidikan. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMAN 1 Kencong menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai kunci utama dalam membangun masa depan bangsa.

Dalam amanatnya, pembina upacara mengajak seluruh peserta didik untuk terus meningkatkan semangat belajar, mengembangkan potensi diri, serta menanamkan karakter yang kuat di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.


“Pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat, dimulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, hingga doa penutup.


Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional ini juga menjadi pengingat akan pentingnya peran seluruh elemen pendidikan dalam menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.


Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat belajar dan dedikasi dalam dunia pendidikan terus tumbuh di lingkungan SMAN 1 Kencong, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional dalam mencetak generasi unggul bagi masa depan Indonesia.

 

Penulis : Cak Narto

Share:

Perkuat Pemahaman SPMB 2026, Rayon IV Cabdin Wilayah Jember Gelar Sosialisasi

Kencong — Dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember melalui Rayon IV menggelar kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh satuan pendidikan tingkat SMA/SMK serta SMP/MTs.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026, bertempat di SMAN 1 Kencong ini dihadiri oleh kepala sekolah dan operator dari tujuh SMA dan SMK negeri anggota Rayon IV, yakni SMAN 1 Kencong, SMAN Umbulsari, SMAN 1 Tanggul, SMAN 2 Tanggul, SMKN 6 Jember, SMKN 7 Jember, dan SMKN 8 Jember. Selain itu, turut hadir pula perwakilan kepala sekolah dan operator dari 25 SMP dan MTs yang berasal dari wilayah Gumukmas, Umbulsari, Kencong, Sumberbaru, Tanggul, dan Jombang.

Kegiatan sosialisasi diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, serta sambutan dari pihak penyelenggara. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memberikan pemahaman yang komprehensif terkait pelaksanaan SPMB 2026 agar berjalan secara transparan, objektif, dan akuntabel.

Memasuki inti acara, peserta mendapatkan pemaparan materi sosialisasi yang mencakup mekanisme pelaksanaan SPMB, jalur penerimaan peserta didik baru, persyaratan, hingga teknis pendaftaran. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi satuan pendidikan dalam memberikan informasi yang tepat dan jelas kepada masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama saat sesi pemaparan materi dan diskusi yang berjalan interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan guna memastikan pemahaman yang utuh terkait prosedur SPMB tahun 2026.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan pemutaran video profil sekolah dari masing-masing SMA dan SMK anggota Rayon IV. Kegiatan ini menjadi sarana promosi sekaligus memperkenalkan program unggulan, fasilitas, serta potensi yang dimiliki masing-masing sekolah kepada peserta yang hadir.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat memiliki pemahaman yang sama terkait pelaksanaan SPMB 2026, sehingga mampu memberikan informasi yang akurat kepada calon peserta didik dan masyarakat luas.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar proses penerimaan peserta didik baru tahun 2026 dapat berjalan lancar, tertib, serta sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.


Penulis : Cak Narto

Share:

Semangat Kartini Menggema di SMAN 1 Kencong

Jember
— Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali digaungkan oleh keluarga besar SMAN 1 Kencong dalam peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April. Berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif digelar untuk menanamkan nilai-nilai emansipasi, kesetaraan, serta kepedulian sosial kepada para siswa.

Peringatan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera di halaman sekolah yang berlangsung khidmat. Seluruh peserta didik dan guru mengikuti upacara dengan penuh penghormatan sebagai bentuk mengenang jasa Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, khususnya di bidang pendidikan.

Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan bahwa semangat Kartini harus terus dihidupkan oleh generasi muda, baik laki-laki maupun perempuan. Nilai-nilai perjuangan, seperti keberanian, kemandirian, serta semangat untuk terus belajar, dinilai relevan dengan tantangan zaman saat ini.

Tak hanya bersifat seremonial, peringatan Hari Kartini di SMAN 1 Kencong juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik. Salah satunya adalah pemilihan Duta Kartini yang diikuti oleh para siswi. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa putri untuk menunjukkan potensi diri, kepercayaan diri, serta wawasan kebangsaan.

Selain itu, siswa putra turut ambil bagian dalam lomba melipat baju. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Di balik keseruannya, lomba tersebut mengandung pesan penting tentang kesetaraan peran dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan remaja, pihak sekolah juga membagikan tablet penambah darah kepada para siswi. Program ini bertujuan untuk mencegah anemia sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia sekolah.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, SMAN 1 Kencong tidak hanya memperingati Hari Kartini sebagai agenda tahunan, tetapi juga berupaya menanamkan nilai-nilai luhur perjuangan Kartini dalam kehidupan nyata siswa.

Dengan semangat Raden Ajeng Kartini yang terus hidup, diharapkan generasi muda mampu tumbuh menjadi pribadi yang berdaya, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Penulis : Cak Narto

Share:

Jelajah Kampus dan Budaya, Siswa SMAN 1 Kencong Siapkan Masa Depan Sejak Dini

Sebanyak 325 siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kencong mengikuti kegiatan SMAN 1 Kencong Campus and Culture Expedition 2026 yang berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah nyata sekolah dalam membekali siswa dengan wawasan pendidikan tinggi sekaligus pengalaman budaya di luar daerah.

Suasana penuh semangat tampak menyelimuti keberangkatan ratusan siswa SMA Negeri 1 Kencong dalam program tahunan bertajuk Campus and Culture Expedition 2026. Didampingi oleh 52 guru pendamping, para siswa memulai perjalanan edukatif yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga eksplorasi budaya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para siswa berkesempatan mengunjungi sejumlah institusi pendidikan tinggi dan kedinasan ternama, yakni Universitas Negeri Surabaya, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Akademi Kepolisian di Semarang, serta Akademi Militer di Magelang.

Kunjungan ini memberikan gambaran langsung kepada siswa mengenai kehidupan perkuliahan, fasilitas kampus, hingga peluang karier di masa depan. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi hingga tur lingkungan kampus.

Tidak hanya berfokus pada dunia pendidikan, kegiatan ini juga dirancang untuk memperluas wawasan kebudayaan siswa. Para peserta diajak menjelajahi berbagai destinasi wisata dan budaya di wilayah Semarang dan Yogyakarta.

Melalui pengalaman tersebut, siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga merasakan langsung kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Hal ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter serta memperkuat rasa nasionalisme generasi muda.

Kepala SMA Negeri 1 Kencong dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi sekolah dalam mempersiapkan siswa menghadapi masa depan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang dunia perguruan tinggi dan kehidupan di luar sekolah. Harapannya, mereka memiliki gambaran yang lebih jelas dalam menentukan arah pendidikan dan cita-cita mereka,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa perpaduan antara kunjungan kampus dan eksplorasi budaya menjadi nilai lebih dari kegiatan ini.
“Kami tidak hanya ingin siswa cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan kecintaan terhadap budaya Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu guru pendamping menyebutkan bahwa antusiasme siswa terlihat sejak awal keberangkatan hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan. Hal ini menunjukkan tingginya minat siswa dalam mengenal dunia pendidikan tinggi secara langsung.

Dengan konsep yang menggabungkan edukasi dan rekreasi, kegiatan Campus and Culture Expedition 2026 diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan sekaligus membangun motivasi siswa untuk terus berkembang.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan. SMA Negeri 1 Kencong terus berkomitmen mencetak generasi muda yang berwawasan luas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Share:

Kembali ke Sekolah, Kembali ke Kebersamaan - Upacara dan Halal Bihalal Warnai Hari Pertama Masuk di SMAN 1 Kencong

Kencong - Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti lingkungan SMAN 1 Kencong pada Senin, 30 Maret 2026. Setelah melewati libur panjang Hari Raya Idulfitri, seluruh warga sekolah kembali memulai aktivitas dengan nuansa kebersamaan yang kental.
Hari pertama masuk sekolah tidak hanya dimaknai sebagai dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah.
Sejak pagi hari, ratusan siswa tampak memadati halaman sekolah untuk mengikuti upacara pengibaran bendera. Upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat, dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah sebagai pembina upacara.
Dalam amanatnya, kepala sekolah mengajak seluruh siswa untuk kembali menumbuhkan semangat belajar serta menjaga kedisiplinan setelah menjalani bulan Ramadan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai kebersamaan yang telah terbangun selama bulan suci.
“Setelah Ramadan, kita kembali ke sekolah dengan hati yang bersih. Mari kita mulai kembali dengan semangat baru, menjaga kedisiplinan, serta mempererat kebersamaan di lingkungan sekolah,” ujar kepala sekolah dalam amanatnya.
Tidak hanya itu, ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan belajar tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh sikap dan karakter yang baik.
Usai pelaksanaan upacara, suasana berubah menjadi lebih cair dan penuh kehangatan. Tradisi halal bihalal pun digelar sebagai bagian dari budaya saling memaafkan pasca-Idulfitri.
Satu per satu siswa bersalaman dengan para guru dan tenaga kependidikan. Senyum, sapaan hangat, serta ucapan maaf dan saling memaafkan menciptakan suasana kekeluargaan yang begitu terasa di lingkungan sekolah.
Momen ini menjadi salah satu tradisi yang dinantikan, karena tidak hanya mempererat hubungan antara siswa dan guru, tetapi juga menumbuhkan nilai saling menghargai dan menghormati.
Bagi para siswa, kegiatan halal bihalal menjadi pengalaman berharga yang tidak sekadar seremonial, tetapi juga sarana pembelajaran karakter dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para siswa kembali ke kelas masing-masing untuk memulai kegiatan belajar mengajar seperti biasa.
Hari pertama masuk sekolah ini pun menjadi awal yang positif dalam membangun kembali ritme pembelajaran sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan SMAN 1 Kencong.
Dengan semangat baru pasca-Idulfitri, seluruh warga sekolah diharapkan mampu menjalani proses pendidikan dengan lebih optimal, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter yang lebih baik. 
Share:

Siapkah Kalian Menuju SNPMB 2026?

Menjelang berakhirnya semester ganjil, para siswa kelas XII mulai bersiap menghadapi salah satu momen penting dalam hidup mereka: Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026. Tahun ini, seperti biasa, terdapat tiga jalur utama yang bisa ditempuh untuk masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN), yaitu SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), dan Jalur Mandiri yang diatur oleh masing-masing kampus.

Berdasarkan jadwal yang telah diumumkan, SNBP 2026 akan dimulai dengan pengumuman kuota sekolah pada 29 Desember 2025, dilanjutkan masa sanggah hingga 15 Januari 2026, dan registrasi akun SNPMB pada 12 Januari–18 Februari 2026. Pendaftaran jalur prestasi ini berlangsung 3–18 Februari 2026, dan hasil seleksi diumumkan pada 31 Maret 2026.

Yang menarik, SNBP tahun ini membawa aturan baru, di mana nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kemendikdasmen akan digunakan sebagai salah satu pertimbangan penilaian. Kebijakan ini diharapkan bisa menciptakan proses seleksi yang lebih objektif dan merata di seluruh Indonesia.

Sementara itu, bagi siswa yang belum berkesempatan melalui jalur prestasi, masih ada SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes). Jalur ini menilai kemampuan akademik siswa melalui tes terstandar yang diatur oleh panitia pusat. Pendaftaran SNBT biasanya dibuka pada bulan April, dengan pelaksanaan tes pada Mei hingga Juni.

Tak hanya itu, setiap perguruan tinggi negeri juga memiliki Jalur Mandiri, yang memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mendaftar langsung melalui mekanisme seleksi khusus di kampus tujuan. Jalur ini umumnya menggunakan kombinasi antara nilai ujian, portofolio, atau hasil tes kampus.

Kepala SMA Negeri [Nama Sekolah], [Nama Kepala Sekolah], menyampaikan bahwa ketiga jalur tersebut membuka peluang besar bagi setiap siswa untuk menggapai cita-citanya. “Yang terpenting, siswa harus mengenali potensi diri dan menyiapkan strategi sejak dini,” ujarnya.

Dengan memahami ketiga jalur seleksi ini, diharapkan para siswa dapat memilih dengan bijak dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Kesempatan menuju kampus impian terbuka lebar — tinggal seberapa siap kamu melangkah!

Share:

SMAN 1 Kencong Ikuti Peringatan HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur

Kencong, 12 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Timur, SMAN 1 Kencong menggelar dua kegiatan istimewa yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen untuk mengenang perjalanan panjang Jawa Timur sebagai provinsi yang maju dan berbudaya, tetapi juga menjadi ajang untuk menumbuhkan rasa bangga dan cinta tanah air di lingkungan sekolah.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan Apel Peringatan HUT Jawa Timur ke-80 yang dilaksanakan di halaman depan sekolah pada Minggu pagi (12/10). Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMAN 1 Kencong turut hadir dan mengikuti apel dengan tertib. Kepala SMAN 1 Kencong bertindak sebagai pembina apel, menyampaikan amanat yang berisi ajakan untuk meneladani semangat juang dan kerja keras masyarakat Jawa Timur yang terus berinovasi demi kemajuan bangsa.

“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi refleksi bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik di dunia pendidikan,” tutur Kepala Sekolah dalam amanatnya.

Ditempat berbeda, tepatnya di Aula Gajah Mada Lantai 2 SMAN 1 Kencong, Tim Paduan Suara SMAN 1 Kencong mengikuti kegiatan Upacara Peringatan HUT Jawa Timur secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini tersambung langsung dengan acara utama yang diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, dengan Gubernur Jawa Timur bertindak sebagai pembina upacara.

Salah satu momen bersejarah dalam kegiatan ini adalah menyanyikan Mars Jawa Timur secara serentak oleh seluruh SMA/SMK se-Jawa Timur, termasuk SMAN 1 Kencong, yang diikuti secara virtual. Aksi kolosal ini berhasil mencatatkan diri dalam Rekor MURI sebagai simbol semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap Provinsi Jawa Timur.

Guru dan tenaga kependidikan tampak antusias mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir. Suasana kebersamaan dan rasa bangga sebagai bagian dari masyarakat Jawa Timur begitu terasa. Melalui momentum ini, SMAN 1 Kencong menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi positif dalam mewujudkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berjiwa nasionalis.

Dengan semangat “Jatim Tangguh Jatim Berumbuh”, keluarga besar SMAN 1 Kencong berharap peringatan ini menjadi pengingat bahwa kerja keras, gotong royong, dan dedikasi adalah kunci kemajuan bersama, baik di tingkat daerah maupun dalam dunia pendidikan.

Share:

SMAN 1 Kencong Gelar Parenting, Perkuat Peran Orang Tua dalam Pendidikan

SMAN 1 Kencong pada Kamis, 25 September 2025 menyelenggarakan kegiatan Parenting yang diikuti oleh seluruh orang tua murid kelas X, XI, dan XII. Acara ini digelar di aula Gajahmada Lantai 2 SMAN 1 Kencong dengan tujuan mempererat hubungan antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendampingi perkembangan siswa.

Kegiatan Parenting dibagi dalam tiga sesi, yaitu : Sesi I diikuti oleh orang tua murid kelas X pada pukul 08.30–10.00 WIB dengan tema “Menjalin Sinergi dalam Pendidikan Karakter Anak”. Sesi II diikuti oleh orang tua murid kelas XI pada pukul 10.30–12.00 WIB dengan tema yang sama, yaitu “Menjalin Sinergi dalam Pendidikan Karakter Anak”. Sesi III diikuti oleh orang tua murid kelas XII pada pukul 13.00–14.30 WIB dengan tema “Menyamakan Langkah dalam Menghadapi Tes Kompetensi Akademik”.


Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala SMAN 1 Kencong, Bapak Muhammad Saiful Bahri, S.Ag., M.PdI, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran keluarga dalam pendidikan.

“Sekolah dan orang tua harus sejalan dalam membentuk karakter anak. Dengan sinergi yang baik, peserta didik akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.


Ketua Komite Sekolah, Bapak H. Sunarto, S.P., turut memberikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kerjasama antara sekolah dan orang tua adalah kunci keberhasilan pendidikan. Parenting menjadi wadah yang efektif untuk menyamakan visi,” ungkap perwakilan Komite Sekolah.


Kegiatan Parenting ini juga menghadirkan materi seputar penguatan pendidikan karakter serta strategi mendampingi anak menjelang ujian kompetensi. Dengan adanya kegiatan ini, Sekolah X berharap komunikasi antara orang tua, guru, dan siswa semakin terjalin erat sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dan harmonis.



Share:

SMAN 1 Kencong Tegaskan Layanan Bebas Pungli, Pengambilan Ijazah Gratis 100%

Sebagai bentuk komitmen terhadap integritas dan transparansi, SMAN 1 Kencong menegaskan bahwa seluruh layanan yang diberikan, khususnya terkait pengambilan ijazah, terbebas dari praktik pungutan liar (pungli). Setiap lulusan berhak memperoleh ijazah mereka secara gratis 100%, tanpa biaya tambahan sepeser pun.

Kepala SMAN 1 Kencong, Bapak Muhammad Saiful Bahri, S.Ag., M.PdI., menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari tekad untuk menghadirkan layanan pendidikan yang jujur dan berkeadilan.

“Kami ingin memastikan bahwa semua siswa maupun alumni mendapatkan hak mereka tanpa harus terbebani biaya tambahan. Ijazah adalah hak siswa, bukan barang yang diperjualbelikan. SMAN 1 Kencong berkomitmen untuk menjunjung tinggi prinsip bebas pungli,dan memastikan bahwa semua ijazah sudah disampaikan kepada siswa atau alumni 100%,” tegasnya.

Kebijakan ini disambut baik oleh masyarakat. Salah satu orang tua siswa, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Kami merasa lega dan sangat terbantu. Tidak ada pungutan apa pun saat mengambil ijazah. Hal ini menunjukkan bahwa lembaga benar-benar berpihak pada siswa dan keluarganya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh salah satu alumni, bahwa Proses pengambilan ijazah di SMAN 1 Kencong sangat mudah, cepat, dan benar-benar gratis. Semua alumni merasa bersyukur, dan berharap semoga kebijakan ini terus dijaga untuk angkatan-angkatan berikutnya.


Akademisi dan tokoh masyarakat menilai kebijakan ini sebagai praktik baik yang perlu ditiru. Langkah SMAN 1 Kencong ini sangat penting untuk menumbuhkan kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan. Transparansi dan pelayanan gratis dalam pengambilan ijazah adalah contoh nyata bagaimana sebuah institusi menjalankan prinsip tata kelola yang baik.

Dengan adanya kebijakan bebas pungli dan pengambilan ijazah gratis, SMAN 1 Kencong berharap kepercayaan masyarakat akan terus meningkat, sekaligus mendorong terciptanya budaya pendidikan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Share:

IHT SMAN 1 Kencong menghadirkan Pakar Pendidikan dari SEAMEO RECSAM

Kencong, 19 Juni 2025 – SMAN 1 Kencong menjadi tuan rumah pelaksanaan International Workshop bertajuk "Deep Learning Curriculum for Mindful Learning, Meaningful Learning, and Joyful Learning", sebuah program kolaborasi strategis antara Indonesia dan Malaysia melalui In Country Course 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Gajah Mada, Lantai 2 SMAN 1 Kencong, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dan menghadirkan sejumlah narasumber internasional dan nasional.

Workshop ini dihadiri oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dari SMAN 1 Kencong serta GTK dari SMAN Umbulsari dan SMAN Balung. Mereka berkumpul untuk mendalami dan mendiskusikan kurikulum pembelajaran mendalam yang tidak hanya berorientasi pada hasil akademis, tetapi juga memperhatikan aspek kesadaran emosional, keterlibatan bermakna, dan kegembiraan dalam belajar.

Turut hadir dan memberikan sambutan pembukaan, Pengawas Bina SMA, Bapak Iswanto, S.Pd., M.Pd., mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Jember. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam pengembangan mutu pendidikan, khususnya dalam menghadapi tantangan abad ke-21.

Acara ini menghadirkan dua narasumber utama dari SEAMEO RECSAM (Southeast Asian Ministers of Education Organization – Regional Centre for Education in Science and Mathematics) Dr. Bala Murali Tanimale, seorang pakar sains yang telah lama aktif dalam pengembangan kurikulum dan pelatihan guru di kawasan Asia Tenggara serta Dr. Sayyed Yusoff bin Syed Hussein, Deputi Direktur Bidang Pelatihan dan Penelitian SEAMEO RECSAM, yang menyampaikan materi tentang integrasi pendekatan Deep learning Curricuum dalam pembelajaran.

Melalui sesi presentasi, diskusi kelompok, dan refleksi, peserta workshop tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga pengalaman praktis untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah masing-masing. Para guru diajak untuk mendesain pembelajaran yang tidak hanya fokus pada konten, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa.

Kepala SMAN 1 Kencong, dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi tuan rumah kegiatan berskala internasional ini. "Ini adalah momentum penting bagi sekolah kami dan sekolah-sekolah sekitar untuk memperluas wawasan dan memperkuat kompetensi guru dalam menghadirkan pendidikan yang lebih manusiawi dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.

Workshop ditutup dengan sesi refleksi dan penyusunan rencana tindak lanjut, di mana para peserta merancang strategi penerapan prinsip mindful, meaningful, dan joyful learning dalam kurikulum sekolah masing-masing. Suasana keakraban, semangat kolaboratif, dan optimisme tinggi tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan hingga akhir acara.

Kegiatan ini menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya transformasi pendidikan di wilayah Jember, serta menandai komitmen bersama antara Indonesia dan Malaysia dalam meningkatkan kualitas guru dan pembelajaran di kawasan Asia Tenggara.

Share:

Luar Biasa! Siswa SMAN 1 Kencong tembus PTN, Kedinasan, dan Kampus Tiongkok

Kencong – SMAN 1 Kencong kembali membuktikan eksistensinya sebagai sekolah unggulan di Kabupaten Jember. Di tahun 2025 ini, sebanyak 62 siswa-siswi berhasil lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Tidak hanya itu, sebanyak 5 siswa lainnya mencetak prestasi luar biasa dengan diterima di perguruan tinggi bergengsi di Tiongkok melalui program beasiswa internasional.

Kepala SMAN 1 Kencong, Bapak Muhammad Saiful Bahri, S.Ag., M.PdI., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian luar biasa tersebut. “Ini adalah buah dari kerja keras para siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Kami selalu berkomitmen memberikan layanan pendidikan terbaik dan menanamkan semangat juang yang tinggi kepada siswa-siswi kami,” ujarnya.

Dari 62 siswa yang lolos SNBT, sebagian besar diterima di kampus-kampus ternama seperti Universitas Negeri Jember (UNEJ), Politeknik Negri Jember, Universitas Negeri Surabaya, (UNESA), Universitas Brawijaya, (UB), Universitas Udayana Denpasara, dan Isi Surakarta. Mereka tersebar di berbagai jurusan bergengsi, mulai dari keperawanan, teknik, psikologi, hingga ilmu sosial. Dan salah satu siswi terbaik SMAN 1 Kencong juga berhasil lolos pada Seleksi di Perguruan Tinggi Kedinasan. Adelia Zuhrifa Ajani berhasil menyisihkan ribuan peserta seleksi untuk bisa masuk pada Jurusan Kedokteran Militer di Universitas Pertahanan Indonesia.

Sementara itu, 5 siswa yang diterima di perguruan tinggi di Tiongkok mendapatkan beasiswa penuh yang mencakup biaya kuliah, akomodasi, dan biaya hidup. Mereka akan menempuh pendidikan di universitas-universitas terkemuka seperti Anhui University of Technology dan Fujian University

Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bpk. Imam Wismantoro, S.Pd., M.Pd., keberhasilan ini tidak lepas dari pembinaan intensif yang dilakukan pihak sekolah sejak awal kelas XII. “Kami menyediakan bimbingan belajar, tryout berkala, motivasi dari alumni, serta layanan konsultasi karier. Kami juga menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi dan mitra beasiswa luar negeri,” jelasnya.

Prestasi ini memperkuat citra SMAN 1 Kencong sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif mendorong siswa untuk berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Dengan semangat SMAN 1 Kencong mencetak calon pemimpin masa depan, sekolah ini terus menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di kancah global.
Share:

Prestasi Membanggakan, 5 Siswi SMAN 1 Kencong Harumkan Nama Indonesia di SEAMEO Science Olympiad 2025

Penang, Malaysia — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar Indonesia di kancah internasional. Dalam ajang SEAMEO Science Olympiad (SEASO) ke-3 yang diselenggarakan di Penang, Malaysia, tgl 19-23 Mei 2025, tim delegasi dari Jawa Timur sukses mengukir prestasi gemilang. Salah satu sekolah yang turut mengharumkan nama bangsa adalah SMAN 1 Kencong, yang mengirimkan lima siswi terbaiknya, Keisha Alayna Zahra dari kelas XI.5; Ashilla Maiza Raditya Rianto dari kelas XI.2; Grasella Natasya Paulina dari kelas XI.2; Arthalita Cantika Kirana Yansa dari kelas XI.1; dan Ana Dahlia Maulida dari kelas XI.4, untuk bergabung bersama 20 sekolah lain se-Jawa Timur mewakili Indonesia. 

Dalam kompetisi yang mempertemu dikan pelajar-pelajar berbakat dari berbagai negara di Asia Tenggara ini, tim gabungan dari Jawa Timur terbagi menjadi 12 tim lintas sekolah. Kompetisi ini tidak hanya menguji kecakapan akademik di bidang sains, tetapi juga kemampuan kolaborasi dan problem solving lintas budaya.

Salah satu kebanggaan datang dari Grasella, siswi SMAN 1 Kencong, yang tergabung dalam tim vokasional. Bersama rekan-rekannya, Grasella berhasil meraih Silver Medal pada Vocational Category, sekaligus menyabet penghargaan Best Completer, yang diberikan kepada peserta dengan kontribusi optimal dalam tim.

Tak kalah membanggakan, empat siswi SMAN 1 Kencong lainnya yang tergabung dalam tim berbeda juga mendapatkan penghargaan Best Completer. Penghargaan ini menjadi bukti nyata dedikasi dan kemampuan mereka dalam menyelesaikan tugas-tugas tantangan ilmiah yang diberikan dalam ajang tersebut.

Pembina dari SMAN 1 Kencong, dalam pernyataannya, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian luar biasa para siswi. "Ini adalah bukti bahwa pelajar dari daerah pun mampu bersaing di level internasional. Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan semangat belajar mereka," ujarnya.

Ajang SEAMEO Science Olympiad menjadi momen penting dalam mengasah potensi pelajar di bidang sains sekaligus memperluas wawasan global melalui kerja sama lintas negara. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh pelajar Indonesia untuk terus berprestasi dan percaya diri menembus batas dunia.

Share:

Peran dan Fungsi Bimbingan dan Konseling (BK) di Sekolah Menengah Atas (SMA)

Di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA), keberadaan layanan Bimbingan dan Konseling (BK) memegang peran yang sangat penting dalam mendukung perkembangan peserta didik secara optimal. BK bukan sekadar tempat "pemanggilan siswa bermasalah", melainkan pusat layanan yang bertujuan membantu siswa mengenali dan mengembangkan potensi diri, mengatasi kesulitan pribadi, sosial, belajar, serta merencanakan masa depan secara realistis dan terarah.

Peran BK di SMA

  1. Fasilitator Perkembangan Siswa
    Guru BK berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa dalam mengembangkan potensi akademik, sosial, emosional, dan karier. Melalui layanan seperti konseling individual dan kelompok, siswa diajak untuk mengenal kekuatan dan kelemahannya serta didorong untuk berkembang secara positif.

  2. Pembimbing Akademik dan Karier
    BK memiliki peran penting dalam membantu siswa merencanakan masa depan pendidikan dan karier. Melalui kegiatan seperti tes minat dan bakat, seminar pengenalan perguruan tinggi, atau konseling karier, siswa dibantu agar lebih siap menentukan pilihan studi lanjut atau dunia kerja.

  3. Mediator dan Problem Solver
    Dalam situasi konflik antar siswa, siswa dan guru, atau permasalahan pribadi siswa, guru BK hadir sebagai mediator dan pemberi solusi. BK menjadi tempat aman bagi siswa untuk bercerita dan mencari jalan keluar atas berbagai persoalan yang dihadapi.

  4. Pencegah Masalah Sosial dan Perilaku
    BK juga memiliki peran preventif dalam mencegah terjadinya penyimpangan perilaku seperti perundungan (bullying), penyalahgunaan media sosial, kenakalan remaja, atau penyalahgunaan narkoba. Kegiatan penyuluhan, diskusi kelompok, dan program edukatif lainnya sering digelar untuk menanamkan nilai-nilai positif.

  5. Pendukung Kesehatan Mental
    Di tengah tekanan akademik dan sosial, siswa SMA sangat rentan mengalami stres, kecemasan, hingga depresi. Guru BK menjadi garda terdepan dalam memberikan dukungan psikologis, membantu siswa membangun ketahanan mental, serta mengarahkan mereka ke layanan profesional bila diperlukan.

Fungsi BK di SMA

  1. Fungsi Pemahaman
    Membantu siswa memahami dirinya sendiri (minat, bakat, kepribadian, dan kemampuan) dan lingkungannya agar dapat menyesuaikan diri secara sehat.

  2. Fungsi Pencegahan (Preventif)
    Mencegah terjadinya masalah dengan memberikan bekal pengetahuan, keterampilan sosial, dan wawasan dalam pengambilan keputusan.

  3. Fungsi Pengentasan (Kuratif)
    Membantu siswa mengatasi permasalahan pribadi, sosial, akademik, dan karier melalui konseling individual dan kelompok.

  4. Fungsi Pengembangan
    Mendorong siswa untuk mengembangkan potensi dan kualitas diri secara maksimal melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat membina dan memotivasi.

  5. Fungsi Advokasi
    Guru BK memperjuangkan hak dan kepentingan siswa dalam lingkungan pendidikan, termasuk perlindungan terhadap diskriminasi dan kekerasan.

Layanan BK di SMA bukan sekadar penegak disiplin, tetapi mitra siswa dalam tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, sinergi antara guru BK, siswa, guru mata pelajaran, orang tua, dan pihak sekolah sangat diperlukan agar fungsi dan peran BK dapat berjalan optimal dalam menciptakan iklim pendidikan yang mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh.

Share:

Sosialisasi Peluang Berkarir ke Jepang bagi Alumni SMAN 1 Kencong Tahun 2025

Kencong – SMAN 1 Kencong kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung masa depan para lulusannya dengan menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Peluang Berkarir ke Jepang” yang ditujukan khusus bagi alumni tahun 2025 yang telah dinyatakan lulus namun tidak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan di Meeting Room Aula Gajah Mada lantai 2 pada Jumat pagi, 9 Mei 2025.

Dalam kegiatan yang diinisiasi oleh pihak sekolah ini, hadir sebagai narasumber perwakilan dari LPK Nayaka Sumberdaya—sebuah lembaga pelatihan kerja yang berpengalaman dalam memberangkatkan tenaga kerja profesional ke Jepang. Melalui presentasi dan sesi tanya jawab, para peserta diberi pemahaman menyeluruh mengenai proses seleksi, pelatihan keterampilan dan bahasa, serta sistem kerja dan kehidupan di Jepang.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMAN 1 Kencong, mengingat Kepala Sekolah sedang menjalankan tugas dinas di luar kota. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa sekolah terus berupaya memberikan alternatif jalan sukses bagi alumni, termasuk dengan mendorong kesempatan kerja ke luar negeri secara legal dan profesional.

“Tidak semua siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dan itu bukan masalah. Yang penting adalah bagaimana kita mempersiapkan mereka agar tetap mampu bersaing di dunia kerja global,” ujarnya.

Para alumni yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya sosialisasi. 

Kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan emas bagi para lulusan untuk meraih masa depan yang lebih baik sekaligus membawa nama baik sekolah dan bangsa di kancah internasional.

Share:

Pengunjung

Kenaikan Isa Almasih

Kami ada di

Support

3/random/post-list